Bibliotheca Alexandrina

Currently Closed
  • Address: Street Al-Corniche, Shatby, Alexandria, Egypt
  • Timings: 10:00 am - 04:00 pm Details
  • Phone: +20-34839999
  • Ticket Price: 70 EGP
  • Time Required: 03:00 Hrs
  • Tags: Art And Culture, Library, Museum, Landmark, Family And Kids, Architecture , Heritage Building

Bibliotheca Alexandrina - Review

Housed in one of the best looking cylindrical building in the world, the Bibliotheca Alexandrina is truly a sight for sore eyes. It’s not all beauty without brains; the library has a huge collection of books and manuscripts and hosts incredible exhibitions that showcase Egyptian culture and heritage. You will fall in love with the view that the building enjoys, just for that have a coffee at the cafeteria.

Take plenty of time out to devour everything that this amazing place has to offer; whether it’s the beauty and intricacy of the carvings on the wall or the informative museums.

Bibliotheca Alexandrina Information

  • Visitors are not allowed to bring food, eat, sleep, or smoke in the Library.
  • All public areas are wheelchair-accessible. The Reading Area is equipped with elevators and ramps in each level in order to facilitate movement for the disabled. Wheel chairs are available at the Visits Reception Desk.

Bibliotheca Alexandrina Ticket Prices

  • Students and Retirees EG£5, School Pupils EG£5.
  • Antiquities Tickets EG£20 and Students EG£10, Manuscripts EG£20 and Students EG£ 10.
  • Collective tickets allow entrance to the Library, exhibitions and museums (antiquities and manuscripts). Admission to the Taha Hussein Library for the visually impaired is free.
  • An exclusive ticket for Planetarium shows, the Science Museum and ALEXploratorium may be purchased at the entrance of the Planetarium.
  • Entry for children under the age of 16 years is prohibited.

Love this? Explore the entire list of things to do in Alexandria before you plan your trip.

Fancy a good night's sleep after a tiring day? Check out where to stay in Alexandria and book an accommodation of your choice.

TripHobo Highlights for Bibliotheca Alexandrina

  • Bibliotheca Alexandrina Address: Street Al-Corniche, Shatby, Alexandria, Egypt
  • Bibliotheca Alexandrina Contact Number: +20-34839999
  • Bibliotheca Alexandrina Timing: 10:00 am - 04:00 pm
  • Bibliotheca Alexandrina Price: 70 EGP
  • Best time to visit Bibliotheca Alexandrina(preferred time): 12:00 pm - 04:00 pm
  • Time required to visit Bibliotheca Alexandrina: 03:00 Hrs
  • Try the best online travel planner to plan your travel itinerary!
  • Plan a Trip to Bibliotheca Alexandrina using our free Alexandria Trip Planner
  • Explore Alexandria itineraries created by fellow travellers
  • Website: http://en.wikipedia.org/wiki?curid=333522
Are you associated with this business? Get in Touch

Things to Know Before Visiting Bibliotheca Alexandrina

  • 95% of people who visit Alexandria include Bibliotheca Alexandrina in their plan

  • 70.6% of people start their Bibliotheca Alexandrina visit around 11 AM - 12 PM

  • People usually take around 3 Hrs to see Bibliotheca Alexandrina

Monday, Tuesday and Thursday

91.3% of people prefer to travel by car while visiting Bibliotheca Alexandrina

People normally club together Alexandria National Museum and Grand Trianon while planning their visit to Bibliotheca Alexandrina.

* The facts given above are based on traveler data on TripHobo and might vary from the actual figures

Bibliotheca Alexandrina Map

Enable Map

Bibliotheca Alexandrina Trips

Bibliotheca Alexandrina, Alexandria Reviews

Google+
  • Really interesting tour describing the thought that went into the design of this fantastic revival of the ancient library. Also lots of exhibitions. Enjoyed the one about the history of Alexandria. Comfortable to study and a good lively atmosphere. Just the problem that the space is sectioned off regarding age groups so can't keep family together. As for prayer times there is no designated prayer area so have to improvise or go to the nearest mosque. Visitors are not allowed to take bags inside so have to check them in to the lockers There is a very good gift shop.

  • Beautiful architecture! Exhibits and museums inside are much better curated than most in Egypt, with fantastic pieces and presentation. Book collection may not be the largest in the world, but the main library is still great for a stroll or studying. As usual, very good prices for Egyptians and students.

  • Dulunya Perpustakaan Alexandria atau yang dikenal sebagai Perpustakaan Iskandariyah pernah menjadi perpustakaan terbesar di dunia. Dia biasanya dianggap didirikan pada awal abad ke-3 SM pada masa pemerintahan Ptolemeus II dari Mesir setelah bapaknya mendirikan kuil para Musai, Musæum (yang merupakan asal kata "Museum"). Pengaturan awal dilakukan oleh Demetrius Phalareus. Perpustakaan ini diperkirakan menyimpan sekitar 400.000 sampai 700.000 naskah pada masa puncaknya. Sekarang Bibliotek Alexandria diresmikan pada 2003 dekat lokasi di mana perpustakaan ini dulu berdiri. Museum yang dibangun pada awal abad ke-3 SM pada masa pemerintahan Ptolemeus II dari Mesir ini awalnya merupakan pusat ilmu pengetahuan bidang hellenistik. Namun kini, perpustakaan yang pernah dinobatkan menjadi yang paling besar di dunia ini beralih fungi jadi tempat membaca yang nyaman dan menyimpan 400.000 sampai dengan 700.000 naskah penting dan bersejarah dalam bentuk golongan papirus yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan yang hidup subur di rawa-rawa sepanjang sungai Nil. Selain itu Perpustakaan ini juga mempunyai koleksi penting lainnya seperti manuskrip keagamaan termasuk salinan langka dari Al Qur’an. Pada zaman dahulu, kota Alexandria (Iskandariyah) terkenal dengan bangunannya yang termasyhur namun sekarang sudah lenyapseperti Faros, mercusuar kuno yang konon tingginya mencapai 110 meter dan diangap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, dan makam Alexander yang Agung. Dinasti Yunani, Ptolemeus mewarisi Mesir dari Alexander dan menguasai negeri itu sampai Caesar Octavianus Augustus mengalahkan Antonius dan Cleopatra pada tahun 30 SM. Dibawah Ptolemeus, Aleksandria berubah secara drastis. Sesungguhnya, kota itu "Selama suatu masa menjadi pusat perdagangan dan budaya dunia", menurut Atlas of the Greek World. Pada puncak kejayaannya. Aleksandria berpenduduk sekitar 600.000 jiwa. Daya tarik kota itu adalah perpustakaan kerajaannya. Didirikan pada awal abad ketiga Sebelum Masehi (SM) dan disponsori sepenuhnya oleh keluarga Ptolemeus, perpustakaan itu beserta kuil dewi-dewi Muse menjadi pusat ilmu pengetahuann dalam dunia Hellenistik. Konon, perpustakaan ini memiliki 700.000 gulungan papirus. Sebagai perbandingan, pada abad ke-14, Perpustakaan Sorbonne yang katanya memiliki koleksi terbesar dizamannya hanya memiliki 1700 buku. Para penguasa Mesir begitu bersemangat untuk memperbanyak koleksi mereka sampai-sampai mereka memerintahkan prajurit untuk menggeledah setiap kapal yang masuk guna memperoleh naskah. Jika ada naskah yang ditemukan, mereka menyimpan yang asli dan mengembalikan salinannya. Menurut beberapa sumber, ketika Athena meminjamkan naskah-naskah drama klasik Yunani asli yang tak ternilai kepada Ptolemeus III, ia berjanji membayar uang jaminan dan menyalinnya. Tetapi sang raja malah menyimpan yang asli, tidak mengambil kembali uang jaminan itu, dan memulangkan salinannya. Deretan panjang nama-nama pemikir besar yang bekerja di perpustakaan dan museum Aleksandria mencakup para cendikiawan kelas dunia. Para cendekiawan di Aleksandria menghasilkan karya-karya besar dalam bidang geometri, trigonometri, dan astronomi, serta bahasa, kesusastraan dan kedokteran. Menurut kisah turun-temurun, di tempat inilah ke-72 cendekiawan Yahudi menerjemahkan Kitab-kitab bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani, dengan demikian menghasilkan Septuaginta yang termasyhur itu. Perpustakaan yang dibangun kembali ini dibuka pada bulan Oktober 2002 dengan nama Bibliotek Alexandria dan berisi sekitar 400.000 buku ditambah dengan sistem komputer yang modern dan mutakhir memungkinkan pengunjung mengakses koleksi perpustakaan lain. koleksi utamanya dititik beratkan pada peradaban Mediterannia bagian timur. Perpustakaan baru ini memiliki kapasitas 8.000.000 buku.

  • A top library. Many mesuems and art works and a very wide range of books with nice atmosphere and cheapest admission fees to enter almost everything. Very nice decorations and designs. A very clean place. Best affordable summer concerts in Alexanderia every year. Helpful staff too

  • Beautiful, kinda, building. Nicer on inside than out. As Egyptians are wont to do, they’ve ruined the entire purpose of a library by charging not just ONE admission but MULTIPLE admissions. If you want to see the inside, go for the lame tour (you’ll be shown how an online library catalog works, incredible! /s ). Don’t expect much from the tour. And if you really want to see any of the collects or exhibits, you’ll pay for each one. And considering Egypt puts all its money into the military versus education, I highly doubt the collections are worthwhile.

Read all reviews

All Questions

Bibliotheca alexandrina
    Simply click on Ask a Question to add question